Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Tuntas 100 Hari Kerja Tarmizi dan Said Bukti Awal Janji Jadi Aksi

100 Hari Kerja Bupati Aceh Barat

BSINews.id | Aceh Barat – Tepat pada pukul 22.43 WIB, Kamis malam, 29 Mei 2025, Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M beserta Wakilnya Said Fadheil, S.H resmi menuntaskan kegiatan “Penyampaian Capaian 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat” yang digelar di Aula Teuku Umar, Bappeda Kabupaten Aceh Barat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan seluruh pimpinan SKPK, menandai tonggak awal komitmen kepemimpinan Tarmizi–Said dalam mewujudkan perubahan nyata bagi masyarakat Aceh Barat.

Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Usai dilantik pada 19 Februari 2025 lalu, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M dan Said Fadheil, S.H., telah menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan perubahan di Aceh Barat.

Lewat video resmi yang dirilis melalui kanal YouTube Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, capaian kerja 100 hari mereka dipaparkan secara komprehensif, menandai awal yang kuat bagi kepemimpinan periode 2025-2030.

Pelantikan keduanya oleh Gubernur Aceh membawa harapan baru dari bumi Teuku Umar. Dalam sumpah jabatannya, Wakil Bupati Said Fadheil menyatakan.

Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai Wakil Bupati Aceh Barat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.”

Mereka memulai masa kepemimpinan dengan semangat melayani, bukan hanya memerintah. Usai mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer Magelang, keduanya meluncurkan 100 program kerja prioritas, yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:  BPBD Aceh Barat Kerahkan Tim Gabungan Atasi Karhutla di Gunong Kleng

Salah satu program unggulan yang langsung dirasakan masyarakat adalah Kartu Aceh Barat Sehat, yang mempermudah akses pelayanan kesehatan dari rumah sakit di Meulaboh hingga rujukan ke Banda Aceh. Bagi pasien tidak mampu, rumah singgah lengkap dengan santunan Rp1 juta telah diresmikan pada 6 Maret 2025 di Banda Aceh.

Selain itu, program “Docmaru” (Dokter Masuk Rumah) juga diluncurkan, menghadirkan layanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga. Tarmizi dan Said bahkan turun langsung menjenguk warga hingga membebaskan penderita gangguan jiwa yang sebelumnya terpasung.

Di bidang kesehatan, perjuangan terus dilanjutkan dengan memperjuangkan pembangunan rumah sakit regional, melalui lobi intensif ke kementerian terkait di tingkat nasional.

Bersama Presiden Prabowo Subianto, Bupati Tarmizi turut melakukan panen raya sebagai simbol komitmen terhadap sektor pertanian. Salah satu fokus utama adalah penyelesaian proyek irigasi Lho Guci, yang menjadi tumpuan hidup bagi 70% masyarakat Aceh Barat yang bermata pencaharian sebagai petani.

Kalau irigasi Lhok Guci tidak selesai, Aceh Barat akan seperti ini selalu. Bayangkan, 70% Aceh Barat itu 209.000 Penduduk, 70%-nya adalah petani. Kalau Irigasi Lhok Guci lancar sudah pendapatan masyarakat meningkat. Aceh Barat makmurlah” tegas Bupati Tarmizi saat memaparkan persentasinya di Kantor Direktorat Alat dan Mesin Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pendidikan, Air Bersih, dan Sentuhan Pemerintah ke Daerah Terpencil Untuk bidang pendidikan, kepemimpinan Tarmizi-Said berhasil mendorong pembangunan Sekolah Rakyat demi membuka akses pendidikan untuk anak-anak kurang mampu.

BACA JUGA:  Diprotes Langsung di Depan Massa, Ini Respons Humas PT. AJB

Sementara di sektor infrastruktur dasar, PDAM Tirta Meulaboh yang sebelumnya tidak beroperasi kini telah aktif kembali. Bahkan, selama bulan Ramadan, air PDAM dibagikan gratis kepada masyarakat.

Melalui program berkantor sehari di daerah terisolir, seluruh kepala dinas diboyong turun langsung ke daerah pelosok. Ini menjadi bukti pendekatan pemerintahan yang berpihak pada masyarakat lapisan bawah.

Kepemimpinan Tarmizi-Said juga berhasil membawa anggaran pembangunan hingga Rp500 miliar dari pemerintah pusat serta mendatangkan sejumlah alat dan mesin pertanian. Semua ini diraih melalui diplomasi intensif dan kerja keras tanpa mengenal waktu, termasuk akhir pekan.

Hari ini enggak ada liburnya berarti kita ya? Saya enggak tahu bahwa hari ini hari Minggu, saya pikir Senin,” ungkap Tarmizi dalam salah satu kegiatan lapangan.

Memahami kebutuhan masyarakat akan keadilan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meluncurkan program bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu, bekerja sama dengan berbagai lembaga hukum.

Setiap program dan kebijakan dirumuskan dengan mengacu pada hasil muzakarah ulama, agar selaras dengan nilai-nilai syariat Islam.

Dalam waktu singkat, kepemimpinan Tarmizi-Said telah menerima berbagai penghargaan, termasuk:

  • Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah 2024
  • Juara Nasional TP2DD
  • Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI
  • Penghargaan Gubernur Aceh atas percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

Bupati Tarmizi dalam pernyataannya menyampaikan “Kita sudah 100 hari bekerja maksimal siang malam tanpa lelah. Kita tidak bekerja sebagai Superman, tapi sebagai Super Team. Mohon dukungan masyarakat agar Aceh Barat bersatu dan maju. Terima kasih atas dukungan semua pihak.”

BACA JUGA:  Mantan Pj Bupati Akan Dipanggil DPRK Terkait Pengelolaan Pelabuhan Jetty Meulaboh

Sementara Wakil Bupati Said Fadheil menambahkan “Inilah 100 hari kerja penuh semangat, dedikasi, dan cinta untuk rakyat Aceh Barat. Tarmizi Said bukan hanya pemimpin, tapi pelayan rakyat sejati. Mari kita kawal bersama.”

Video lengkap penyampaian capaian 100 hari kerja tersebut dapat disaksikan melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di https://www.youtube.com/@diskominsa.kabacehbarat.