Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Warga Temukan Granat Diduga Sisa Perang Dunia di Pesisir Meuraxa

Benda yang diduga granat jenis Type 97 peninggalan Perang Dunia II ditemukan seorang warga di kawasan Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh. Foto: Humas Polresta Banda Aceh.

BSINews.id | Banda Aceh – Seorang warga Gampong Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, bernama Heri Wijaya (30), menyerahkan benda mencurigakan yang diduga granat ke Polresta Banda Aceh. Benda itu ditemukannya saat hendak memancing di sekitar kawasan pantai depan Café 87, Gampong Deah Baro, Kecamatan Meuraxa.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kanit 1 Satreskrim Iptu Herri mengatakan, benda tersebut langsung dibawa ke SPKT Polresta Banda Aceh dan selanjutnya dikaji oleh tim penjinak bom.

Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

“Kita langsung berkoordinasi dengan tim Jihandak Brimob Polda Aceh untuk meneliti benda itu,” ujar Iptu Herri, Senin (9/6/2025).

Setelah dipastikan berbahaya, granat itu kemudian dimusnahkan di lokasi aman, yaitu bekas galian C di kawasan kaki Gunung Peukan Bada, Aceh Besar, menggunakan peralatan khusus milik tim Jibom Brimob.

“Disposal dilakukan di lokasi yang jauh dari permukiman, karena benda ini termasuk kategori bahan peledak aktif peninggalan perang,” tambah Herri.

Berdasarkan informasi dari tim penjinak bom, granat tersebut dikenal sebagai granat tangan Type 97 buatan Jepang, yang biasa digunakan oleh pasukan infanteri saat Perang Dunia Kedua.

Iptu Herri mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang ditemukan.

“Laporkan segera ke pihak kepolisian agar bisa ditangani sesuai prosedur,” tegasnya.

BACA JUGA:  Divisi Advokasi Dan HAM YLBH-KI : teror ini harus menjadi atensi Kapolres Abar dan Kapolda Aceh