Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Warga Keluhkan Banjir di Jalan Merdeka Meulaboh, Kadis PUPR Aceh Barat Tanggapi Cepat

Kondisi genangan banjir akibat diguyur hujan deras si kawasan Jalan Merdeka, Meulaboh, Aceh Barat (28/4/2025) Photo: Collage Capture Video Kiriman Warga Rahmat Wahyudi

BSINews.id | Aceh Barat – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi banjir di Jalan Merdeka, Desa Suak Indrapuri, Meulaboh, beredar di grup WhatsApp INFO ACEH BARAT pada Senin sore (28/4/2025).

Video tersebut dikirim oleh Rahmat Wahyudi pada pukul 15.50 WIB dengan keterangan di caption divideo tersebut “Jln. Merdeka Desa Suak Indrapuri tepatnya di depan lapangan Teuku Umar, hujan ±2 jam bisa begini imbasnya, mohon solusi Pak Kurdi.” tulis Rahmat

Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Video tersebut memperlihatkan genangan air yang cukup tinggi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, IPM, Asean-Eng, merespons cepat melalui grup yang sama pada pukul 16.22 WIB.

Dalam balasannya, ia menjelaskan berbagai upaya jangka pendek, menengah, hingga panjang yang sedang dan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk mengatasi permasalahan banjir kota.

“Untuk jangka panjang, saat ini Bapak Bupati terus berupaya mendapatkan alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR,” tulis Kadis PUPR.

Ia menjelaskan bahwa Bupati Aceh Barat baru saja mempresentasikan Proposal Proyek Pembangunan Break Water (Jetty) Kolam Retensi Suak Ujong Kalak di hadapan Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR di Jakarta pada 16 April 2025. Proposal tersebut diharapkan dapat menjadi solusi permanen untuk mengurangi dampak banjir di Kota Meulaboh.

BACA JUGA:  6 Orang ODGJ Bebas Pasung di Aceh Barat

Untuk jangka menengah, Kurdi mengungkapkan adanya pengalokasian anggaran untuk merehabilitasi drainase kota, termasuk pembersihan sedimen dan kolaborasi dengan dinas lain seperti DLHK, BPBD, serta Dinas Perkim dan pemerintahan gampong. “Untuk tahun ini, titik depan lapangan Teuku Umar dan Pos sudah dialokasikan, mudah-mudahan tidak mengalami refocusing,” ujarnya.

Selain itu, normalisasi Lueng Aye dan Lueng Jeupang juga menjadi bagian dari rencana Pemkab untuk mendukung pengendalian banjir.

Di tingkat gampong, Pemkab bekerja sama melalui MoU dengan desa-desa di kawasan rawan banjir seperti Kuta Padang, Drien Rampak, dan Suak Indra Puri, untuk mengoptimalkan upaya penanganan banjir melalui KPP desa dan program rutin lainnya.

“Mudah-mudahan banjir kota bisa cepat teratasi,” tutup Kadis PUPR Aceh Barat dalam responnya.

Penulis: ARIFFAHMIEditor: Redaksi