Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

PUPR Aceh Barat Bergerak Cepat, Siapkan Perbaikan Darurat Jalan Penghubung Desa

BSINews.id | Aceh Barat – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat bertindak cepat menangani kerusakan jalan di Kecamatan Pante Ceureumen yang ambruk diduga akibat hujan deras. Rabu, 16 Oktober 2024.

Jalan penghubung antar desa tersebut mengalami patah, retak dan longsor, membuat kendaraan roda empat tak bisa melintas dan aktivitas warga terganggu, terutama para petani yang kesulitan mengangkut hasil panen mereka.

Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng, menjelaskan bahwa Tim PUPR Aceh Barat sudah turun ke lokasi untuk pengukuran dan perencanaan penanganan darurat.

“Tim kami tadi sudah melakukan pengambilan data dan rekayasa lapangan. Kami akan segera melakukan perbaikan darurat agar jalan bisa dilalui kendaraan roda empat.” ujar Kurdi.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa jalan di pegunungan tersebut patah akibat adanya patahan tebing gunung.

“Karena arus air bagian bawah mengerus jalan sehingga terjadi kekosongan, Adanya patahan tebing gunung menyebabkan longsor rabat jalan” jelasnya.

Kerusakan jalan sepanjang lebih kurang sekitar 100 meter ini membuat sejumlah desa yang melewati jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Idrus, salah satu tokoh masyarakat, menyampaikan bahwa jalan tersebut sangat vital bagi warga, terutama para petani sawit.

“Sudah lebih dari seminggu jalan ini rusak karena hujan deras yang terus turun tanpa henti. Sekarang mobil tidak bisa lewat sama sekali, padahal petani bergantung pada akses ini untuk mengangkut buah sawit. Motor masih bisa lewat, tapi mobil terpaksa berhenti di titik jalan yang rusak,” kata Idrus.

BACA JUGA:  Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Membangun Saluran Drainase untuk Mengatasi Masalah Banjir

Ia berharap pemerintah segera menuntaskan perbaikan. “Ini satu-satunya jalan bagi warga. Kalau dibiarkan lebih lama, aktivitas kami terhambat, terutama petani. Kami sangat berharap PUPR segera menangani masalah ini,” tambahnya.

PUPR memastikan perbaikan akan dilakukan dalam waktu dekat dengan fokus pada aksesibilitas agar kendaraan roda empat bisa kembali melintas.

“Kami mengutamakan penanganan cepat agar warga tidak semakin lama terisolasi. Perbaikan lebih permanen akan kami evaluasi setelah penanganan darurat selesai,” tutup Kurdi.

Dengan langkah cepat ini, PUPR Aceh Barat berharap dapat memulihkan kembali aktivitas warga dan memastikan tidak ada desa yang terisolasi terlalu lama akibat kerusakan jalan.