BSINews.id|Aceh Barat – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas PUPR telah memulai proyek pembangunan saluran drainase di Gampong Kuta Padang sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas jalan dan mengurangi risiko banjir.
Warga setempat, seperti Abdul Aziz, pemilik warung kopi di area tersebut, menyambut baik langkah ini karena mereka telah lama menderita akibat genangan air yang masuk ke rumah dan usaha mereka saat musim hujan.
Aziz mengungkapkan, “Warga sangat menyambut baik adanya pekerjaan drainase ini. Karena bila musim hujan, sering terjadi banjir ke permukiman warga bahkan sampai masuk ke rumah dan sangat mengganggu, apalagi di saat hujan ada kendaraan lewat air pasti sampai masuk rumah.”
Keuchik Gampong Kuta Padang, Syafrizal (Ngoh Jal), menyatakan rasa syukurnya atas perbaikan yang telah dilakukan.
“Alhamdulillah, sudah belasan tahun, bahkan puluhan tahun, kondisi drenase di pusat kota Meulaboh telah diperbaiki. Sebelumnya, kondisi ini sering tersumbat, menyebabkan genangan air saat musim hujan dan bahkan menghambat aliran air pada hari-hari biasa,” ungkapnya.
Syafrizal juga berharap bahwa perbaikan ini dapat mencegah dan mengurangi banjir serta genangan air yang selama ini sering terjadi di wilayah tersebut.
“Hari ini, kami memberikan apresiasi kepada PUPR Aceh Barat yang telah mulai menangani drenase di jalan Manekrooo. Semoga upaya ini mampu mencegah dan mengurangi banjir serta genangan air yang selama ini sering terjadi, sehingga kami merasa bahagia dan senang,” tambahnya.
Menurut informasi yang diterbitkan, proyek ini dibiayai oleh Dana Transfer Umum (DTU) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 185.822.993,-.
Kontrak tersebut diberikan kepada CV. CEURANA dan pengawas proyek oleh CV. SADA KONSULTAN.
Proyek ini direncanakan akan selesai dalam waktu 120 hari kalender sejak tanggal kontrak 3 April 2024, yang artinya diharapkan dapat memberikan solusi yang signifikan dalam mengatasi masalah drainase di daerah tersebut.