BSINews.id | Banda Aceh – Ratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh berencana menggelar aksi damai berupa zikir akbar di halaman kantor Gubernur Aceh, Jumat (18/7/2025). Aksi ini dilakukan untuk menuntut kejelasan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sejak Januari 2025 tak lagi mereka terima.
Dalam pesan yang beredar di kalangan internal RSUDZA, seluruh pegawai yang ingin ikut aksi diminta berkumpul di lapangan apel rumah sakit pada pukul 09.00 WIB. Para peserta akan berjalan kaki menuju kantor Gubernur Aceh dengan mengenakan pakaian serba hitam.
“Ini aksi bersama, bukan urusan satu atau dua orang saja. Semakin ramai semakin baik. Jangan hanya ramai di grup, karena berisik di grup tidak akan menjadi solusi,” tulis salah satu pesan yang diterima media.
Seorang pegawai RSUDZA yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aksi ini murni untuk meminta kejelasan nasib TPP yang menjadi hak pegawai.
“TPP sudah kami terima sebelumnya. Namun sejak pergub baru, pemberian TPP terhenti. Padahal anggarannya sudah ada, tapi terhalang aturan,” ujarnya.
Ia juga mengaku kecewa karena perjuangan tenaga kesehatan sering diabaikan. “Saat COVID-19 kami berada di garis depan, rela meninggalkan keluarga, tapi sekarang hak kami dipersulit. Kami hanya ingin kejelasan dan revisi pergub agar TPP kami bisa kembali,” ujarnya.
Para pegawai berharap aksi zikir akbar ini bisa menjadi jalan untuk mengetuk hati pemerintah. “Kalau permohonan ke manusia tidak dikabulkan, kami memohon pada Allah agar hati pemimpin dibukakan,” lanjutnya.