BSINews.id | Banda Aceh – Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Aceh menunjukkan perbaikan pada tahun 2024. Angkanya turun menjadi 0,459 dari sebelumnya 0,489 pada 2023. Semakin kecil angka IKG, maka semakin kecil pula ketimpangan antara laki-laki dan perempuan.
Plt Kepala Badan Pusat Statistik Aceh, Tasdik Ilhamudin, menyebutkan bahwa penurunan ini terjadi karena adanya peningkatan partisipasi perempuan di dunia kerja serta membaiknya indikator kesehatan reproduksi, seperti penurunan angka kematian ibu melahirkan.
“Angka ini menunjukkan bahwa perempuan Aceh mulai punya peran yang lebih besar dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” ujar Tasdik, Senin, 5 Mei 2025.
Secara wilayah, Kota Banda Aceh menjadi daerah dengan ketimpangan gender terendah di Aceh. Sementara Kabupaten Aceh Utara dan Nagan Raya masih mencatat angka ketimpangan yang tinggi. Kabupaten Pidie Jaya bahkan mencatat perbaikan paling signifikan, sedangkan Nagan Raya justru mengalami peningkatan ketimpangan.