Irwandi Yusuf: “Yang Legal Harus Dijaga, Tambang Ilegal Harus Ditindak”

Mantan Gubernur Aceh menilai aksi demo yang meminta PT Magellanic ditutup dan tambang ilegal dibuka sebagai hal yang tidak masuk akal serta bertentangan dengan prinsip hukum dan investasi.

Irwandi Yusuf (Mantan Gubernur Aceh ke-16 dan ke-18) menghadiri Acara Khanduri Raya di Gampong Sipot Kec. Sungaimas, Aceh Barat yang digelar oleh PT. Magellanic Garuda Kencana (16/11/2025) Photo: Syifa Yulinnas

BSINews.id | Aceh Barat – Acara Khanduri Raya yang digelar PT Magellanic Garuda Kencana (MGK) di Gampong Sipot, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (16/11/2025) turut dihadiri tamu istimewa, mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, bersama istrinya Fenny Steffy Burase. Kehadiran mantan orang nomor satu di Aceh itu disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Irwandi Yusuf menyampaikan pidato sambutan yang berisi pesan penting kepada perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat mengenai masa depan pembangunan berbasis pertambangan yang berkelanjutan.

Irwandi Yusuf mengungkapkan optimismenya terhadap kehadiran perusahaan pertambangan legal seperti PT MGK di wilayah tersebut.

Andai Medali itu hadir di kampung saya, saya sangat syukur. Dapat dijamin 10 tahun ke depan kampung saya akan maju jaya,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa keberadaan perusahaan tambang dapat membawa perubahan ekonomi dan pembangunan desa secara signifikan bila dikelola dengan baik.

Menanggapi isu demonstrasi terkait pertambangan di Aceh Barat, Irwandi menegaskan pentingnya mendukung aktivitas tambang yang berizin resmi.

Hari ini kita dengar demo demo minta PT magellanic tutup dan minta tambang ilegal dibuka itu ngak masuk akal, Yang legal harus di jaga yang ilegal itu harus ditindak,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan lingkungan tetap menjadi prioritas utama sehingga operasional perusahaan dapat berjalan tanpa merusak alam dan ekosistem.

BACA JUGA:  Renovasi Makam Teuku Umar, Wujud Penghormatan pada Pahlawan Bangsa

Dalam sambutannya, Irwandi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak desa. “Pendidikan itu adalah yang maha penting. Oleh karena itu, kita tidak mau mendengar ada lagi anak yang putus sekolah,” ujarnya.

Ia mendorong PT MGK untuk ikut memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat sekitar, seperti perbaikan masjid, fasilitas desa, dan bantuan lainnya secara bertahap.

Irwandi berharap hubungan antara masyarakat dan perusahaan bisa berjalan harmonis demi terciptanya kemajuan bersama.

Ini perlu didukung oleh semua pihak. Masyarakat harus ikut menjaga suasana desa masing-masing agar berjalan sebagaimana adanya.”

Ia optimis pengelolaan tambang akan memberi dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat jika dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.

Acara Khanduri Raya berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, memperkuat hubungan silaturahmi antara perusahaan, tokoh masyarakat, dan warga Gampong Sipot.

Penulis: ARIFFAHMIEditor: Redaksi