Daerah  

Dua Nelayan Selamat Setelah Kapal Mati Mesin di Perairan Sabang

Tim Basarnas Banda Aceh saat mengevakuasi dua nelayan yang kapalnya mati mesin di perairan Sabang, Minggu (9/11/2025) dini hari.

BSINews.id | Banda Aceh – Dua nelayan asal Ulee Lheue, Banda Aceh, berhasil diselamatkan tim SAR setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di perairan Sabang, Minggu (9/11/2025) dini hari.

Keduanya, M. Yasin (50) dan Jimmi (40), sempat terombang-ambing di laut sejak Sabtu malam sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim gabungan.

Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 23.55 WIB dari rekan korban yang berada di darat. Setelah menerima laporan, tim rescue beranggotakan lima personel langsung dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 03.35 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan boat nelayan dalam keadaan terombang-ambing tidak jauh dari Pulau Rondo. Kedua korban dalam kondisi selamat,” ujar Ibnu Harris dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).

Kedua nelayan kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Balohan, Sabang, dengan pendampingan dari tim Basarnas serta nelayan lain yang turut membantu proses penyelamatan.

Dalam operasi tersebut, unsur yang terlibat meliputi Basarnas Banda Aceh, Pos SAR Sabang, dan nelayan setempat. Peralatan yang digunakan di antaranya Rescue Carrier, RIB, perlengkapan komunikasi, dan alat pertolongan di air.

Ibnu Harris mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi kapal dan cuaca sebelum melaut.

“Kami juga mengingatkan agar membawa alat komunikasi darurat sehingga proses pencarian bisa lebih cepat bila terjadi insiden di laut,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Empat Polisi Terluka saat Amankan Unjuk Rasa di Lhokseumawe
Penulis: MALIKA ISLAMI ARIFAEditor: Redaksi