BPS Aceh Siap Mendata Seluruh Usaha pada Sensus Ekonomi 2026

Sosialisasi sensus ekonomi. Foto: Malika Islami Arifa.

BSINews.id | Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mulai melakukan sosialisasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar setiap sepuluh tahun sekali. Plt Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, mengatakan sensus ini bertujuan mendata seluruh kegiatan usaha di Aceh untuk mengetahui sektor potensial, sektor yang perlu dikembangkan, hingga tingkat penyerapan tenaga kerja.

“Tujuan sensus ekonomi ini adalah untuk mendata seluruh kegiatan usaha di Aceh. Kita ingin tahu sektor apa yang potensial dan bagaimana pemerintah dapat merencanakan pengembangannya,” ujarnya. Selasa, 25 November 2025.

Ia menjelaskan hasil sensus juga dapat menjadi dasar perencanaan, misalnya apakah Aceh perlu meningkatkan produksi telur dan ayam sendiri tanpa bergantung pada daerah lain.

Secara nasional, jumlah petugas sensus diperkirakan mencapai 190 ribu orang yang akan direkrut secara terbuka pada Februari 2026. Sementara untuk Aceh, jumlahnya masih menunggu penetapan lebih lanjut. BPS juga membentuk Tim Garda, yaitu tim internal yang bertugas sebagai sekretariat sensus. Setiap kabupaten/kota di Aceh nantinya memiliki tim masing-masing.

Tasdik menegaskan seluruh jenis usaha akan didata, baik usaha besar, kecil, mikro, maupun usaha digital seperti content creator dan penjual online. Bahkan usaha non-profit seperti BKM masjid dan sekolah juga akan masuk pendataan.

“Semua usaha didata. Termasuk usaha online dan kegiatan seperti live streaming atau content creator,” jelasnya. Data yang dikumpulkan meliputi nama usaha, pemilik, omzet, input produksi, hingga jumlah pekerja.

BACA JUGA:  Pemkab Aceh Barat Dapat Penghargaan Prestisius Zona Hijau Kualitas Tinggi

Menurutnya, meski tidak langsung terkait kemiskinan, sensus ekonomi dapat membantu pemerintah melihat tingkat usaha dan pendapatan masyarakat. Dari data tersebut pemerintah dapat menentukan strategi pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Untuk menjamin akurasi data, BPS menerapkan seleksi ketat petugas, pelatihan wajib, hingga sistem validasi digital sebelum data dirilis. “Jika petugas tidak lolos pelatihan, mereka tidak akan ditugaskan,” ujarnya.

Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada 1 Mei–31 Juli 2026 dan hasil agregat awal diperkirakan dapat dirilis pada akhir tahun 2026.