Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Dua Perusahaan Tambang Siap Bangun Jalan Khusus dan Pelabuhan di Aceh Bara

Rencana Pembangunan Jalan Khusus Batu Bara

BSINews.id | Aceh Barat – Direksi PT.Indonesia Pacific Energy Dan PT.Agrabudi Jasa Bersama selaku Pemegang IUP Operasi Produksi Batubara di Kabupaten Aceh Barat siang hari ini melakukan audiensi dengan Bupati Aceh Barat dan beberapa pejabat DPRK di Ruang Rapat Bupati – Aula Teuku Umar untuk memaparkan program kerja serta kendala yang dihadapi.

Program utama yang menjadi perhatian Bupati Aceh Barat adalah rencana kedua perusahaan untuk melakukan pembangunan infrastruktur jalan khusus dan pelabuhan yang menghubungkan area tambang kedua Perusahaan menuju ke titik akhir, yaitu pelabuhan. Dengan tersedianya infrastruktur vital bagi usaha tambang ini, diharapkan arus perdagangan barang berupa pengangkutan batubara ke titik jual dapat berjalan lancar dan berdampak menguntungkan kedua perusahaan sekaligus juga faktor penting pendapatan daerah dari sektor pertambangan.

Iklan Dinas PUPR Aceh Barat

Potensi Aceh Barat yang kaya dengan komoditas pertambangan layak mendapat dukungan Pemerintah Daerah dan juga DPRK ujar Direktur PT.Indonesia Pacific Energy, Achmad Yani Arief, dalam paparan yang disampaikan siang ini di Pendopo Bupati Aceh Barat.  Dari data PDRB 2024, sektor pertambangan memberikan kontribusi besar mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh Barat sebesar 24%. Kegiatan usaha pertambangan memberikan kontribusi ekonomi langsung berupa peningkatan pendapatan daerah, penyediaan lapangan kerja serta pengembangan sektor kewirausahaan lokal yang signifikan.

Kedua perusahaan menjelaskan adanya keterkaitan antara kegiatan produksi, infrastruktur dan pemasaran. Kegiatan produksi didorong oleh permintaan pasar dan ketersediaan infrastruktur. Perusahaan tidak dapat menggenjot produksi jika arus barang terhambat. Oleh sebab itu pembangunan jalan khusus dan pelabuhan bagi PT.Indonesia Pacific Energy dan PT.Agrabudi Jasa Bersama adalah mandatory / PR yang seharusnya mendapat dukungan dari jajaran pejabat Pemerintah Aceh Barat dan DPRK.

BACA JUGA:  BEK KARU FC Melesat ke Puncak, Grup B Piala Keuchik Sengit hingga Laga Terakhir

Sebagai referensi, PT.Mifa Bersaudara yang telah berproduksi mencapai 9,7 juta ton per tahun 2024 ini, mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi ekonomi Aceh Barat yaitu CSR 52 milyar dan royalty sebesar 145 Milyar.  Pencapaian kinerja PT.Mifa ini diharapkan bisa dilakukan oleh kedua perusahaan, sehingga pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat Aceh Barat akan meningkat pesat.

Jalan Khusus IPE-AJB akan dibangun secara konsorsium bersama investor PT. Pada Semesta Utama dengan rute dari Desa Reudeup menuju Desa Peunaga sejauh 22,8 Km. Hary David selaku Direktur  Operasional PT.Agrabudi Jasa Bersama mengatakan bahwa dengan selesainya jalan khusus dan pelabuhan yang diberi nama Pelabuhan “Tango” ini akan meningkatkan kapasitas volume produksi batubara kedua perusahaan secara bertahap hingga mencapai 15 juta ton per tahun.

Pada akhir Rapat, Bupati memberikan solusi konkrit untuk penyelesaian permasalahan infrastruktur tambang kedua perusahaan yaitu 1) memberikan izin pemanfaatan jalan umum sebagai alternatif sementara agar selama pembangunan jalan khusus , kedua perusahaan tetap bisa berproduksi. Namun Bupati tidak serta merta menyetujuinya, kedua perusahaan wajib memenuhi syarat-syarat ketat untuk penerbitan izin sementara ini. Termasuk Bupati akan membentuk tim bersama yang melibatkan Pemda, DPRK dan Perusahaan guna menetapkan kebijakan pemanfaatan alternatif jalan umum yang tepat, aman dan tidak menuai protes masyarakat. 2) Perusahaan diberi waktu selama 2 tahun untuk membuat jalan khusus batubara

BACA JUGA:  Konferkab II PWI Aceh Barat Sukses Digelar, Sa’dul Bahri Terpilih Kembali sebagai Ketua
Penulis: RedaksiEditor: ARIFFAHMI